Penggalangan Dana

Penggalangan Dana

Kami berkomitmen untuk TIDAK Meminta/Menerima sumbangan untuk mendanai Yayasan, kami mau bekerja, semaksimal kami mampu.

Sementara ini kemampuan kami adalah memberikan pengetahuan dalam bentuk pelatihan, jika anda atau perusahaan anda memerlukan pelatihan silahkan menghubungi kami, berapapun anggaran yang dimiliki perusahaan, dapat dibicarakan karena kami bukan berorientasi bisnis. Kami berbagi pengetahuan dan hasilnya untuk kegiatan berbagi yaitu imunisasi Hepatitis B kepada mereka yang memerlukan.

Kekuatan pelatihan kami ada di Motivasi, Kepemimpinan dan Team Building.

Seperti mengambil pasir dari padang pasir, sedikit demi sedikit. Kami melakukan kegiatan imunisasi. Jika kita mau mengukur atau menghitungnya, jumlah pasir yang ada di padang pasir tersebut pasti berkurang, begitu juga dengan semangat kami, pasti jumlah orang yang akan terkena Hepatitis B akan berkurang.

27 – 28 SEPTEMBER 2011, KAMI AKAN MENGADAKAN PENGGALANGAN DANA DENGAN MENGADAKAN SEMINAR “SPIRIT OF SUCCESS” , untuk mengungkap rahasia dan mencapai sukses yang sebenarnya.

Penting untuk memotivasi staf/karyawan supaya perusahaan tetap survive dan bahkan SUKSES. 

Hubungi kami untuk info selengkapnya.

Terima kasih

Edhie Purwanto

Ketua Yayasan

Beberapa komentar peserta ;

 

Gatot Handoko g.handoko@gmail.com (Peserta angkatan ke 12) :

kesadaran bahwa kerja tidak melulu soal duit tetapi bagaimana kita bereksistensi dan berinteraksi dg lingkungan sekitar dg lebih indah”

 

Fendy Trioso rio_chai@yahoo.com (Peserta angkatan ke 17) :

“Hallo pak Edhie, masih ingat saya kan peserta SOS angkatan brp saya lupa, tapi saya masih ingat betul gerakan yang diajar oleh pak Edhie untuk menggingat pilar2 SOS

Bagi saya pengalaman SOS sangat luar biasa, dimana kita dibukakan mata untuk berani melihat kesuksesan bukan berdasarkan materi, tetapi suatu ketenangan dalam bekerja,suatu amanah yang dipercayakan pada kita untuk mengembangkan segala kemampuan kita, jadi jangan takut untuk mencoba sesuatu dengan rasio yang seimbang tentunya. Satu hal kecil yang bisa saya petik dari SOS tapi berdampak besar bagi hidup saya adalah “hobi yang dijadikan suatu pekerjaan, alangkah menyenangkan! !! ITS SO GREAT”

Sebenarnya kesenangan itu ada disuatu tempat, hanya saja orang jarang yang mencarinya,karena kebanyakan dari mereka takut untuk melangkah dan membatasi diri mereka untuk menutupi kekurangannya.

Mudah2an SOS semakin dapat membantu mencelikkan “mata” para pendengarnya yang segera menemukan makna tentang suatu pekerjaan dalam hidup

karena ketika suara hati berbicara hanya sedikit orang  yang bisa mendengarnya dan lebih sedikit lagi orang yang meresponnya”

 

Heri Sutanto heri_st97@yahoo.co.id (Peserta angkatan ke 20) :

Selama ini saya menyadari kekurangan, kelebihan dan minimal langkah-langkah ke depan yang mesti saya lakukan. Dari beberapa pengalaman teman-teman “spirit of success” bisa saya petik banyak manfaatnya untuk diaplikasikan dalam hidup dan kehidupan ini. Sekali lagi terima kasih.”

 

Sri Mardini sri_mardini@yahoo.co.id (Peserta angkatan ke 23)

Sangat menarik, materi yang di sampaikan menjadikan diri saya tambah SEMANGAT memotivasi diri saya untuk tidak mudah MENYERAH dengan hambatan & kendala. Apalagi dengan pemutaran film – film yang sangat menyentuh  ….. saya sempat menangis … bahwa ternyata masih ada orang yang dilahirkan tidak sempurna NAMUN bisa SUKSES berkat SEMANGAT JUANG YANG TINGGI & TANPA MENGENAL LELAH …. Energi saya seakan bertambah ….. KEMUDIAN SAYA BERDOA ……… Semoga saya senantiasa di berikan kekuatan oleh Tuhan UNTUK terus SEMANGAT dalam menjalani kehidupan ini ………

 

 

Adolf Bramandita AN nikolas_1978@yahoo.co.id (Peserta angkatan ke 23)

“Ada saat-saat dimana manusia, mempertanyakan kembali motivasi dalam bekerja. Saya rasa ini cukup wajar, karena kegelisahan, ketidakterarahan, yang kemudian dipertanyakan kembali membuat manusia semakin kritis terhadap disi sendiri. Training ini mengajak saya secara khusus menghidupkan kembali nyala-nyala lilin yang hampir padam, dengan maksud untuk menyinari hati dan budi dalam berkarya”

 

 —- End