banner
banner

Partners

banner
 
 

Artikel Bebas

Artikel-Sirosis Hepatis
Hasil Penelitian : Sonografi Sirosis Hepatis di RSUD Dr. Moewardi Print E-mail
Suyono, Sofiana, Heru, Novianto, Riza, Musrifah (Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta). Cermin Dunia Kedokteran , No. 150, 2006

PENDAHULUAN

Penyakit hepar terutama hepatitis yang disebabkan oleh virus (terutama virus hepatitis B) saat ini sedang melanda dunia baik di negara maju maupun negara berkembang. Munculnya virus baru yaitu virus Hepatitis E menimbulkan hepatitis akut yang sporadik terutama pada usia dewasa (60%). Sirosis hepatis sebagian besar disebabkan oleh hepatitis (1) penderitanya juga tidak pernah berkurang terutama dari pengamatan di RSDM Surakarta sejak tahun 2001- 2003.

SIROSIS HEPATIS

Definisi

Sirosis Hepatis adalah penyakit hati menahun difus ditandai dengan adanya pembentukan jaringan ikat disertai nodul (2).

Read more...
 
Hepatoma dan Sindrom Hepatoneral (B. Singgih, E.A Datau) Print E-mail

Ditulis oleh : B. Singgih, E.A Datau , Bagian /SMF Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi / Rumah Sakit Umum Pusat Manado

Sumber : Cermin Dunia Kedokteran No. 150 / 2006

 

 

PENDAHULUAN

 

 

Karsinoma hepatoseluler atau hepatoma adalah tumor ganas hati primer dan paling sering ditemukan daripada tumor  ganas hati primer lainnya seperti limfoma maligna,  fibrosarkoma, dan hemangioendotelioma (1) . Di Amerika Serikat sekitar 80%-90% dari tumor ganas hati primer adalah hepatoma. Angka kejadian tumor ini di Amerika Serikat hanya sekitar 2% dari seluruh karsinoma yang ada (2). Sebaliknya di  Afrika dan Asia hepatoma adalah karsinoma yang paling sering  ditemukan dengan angka kejadian 100/100.000 populasi (2-5).  Setiap tahun muncul 350.000 kasus baru di Asia, 1/3nya terjadi  di Republik Rakyat China (4). Di Eropa kasus baru berjumlah  sekitar 30.000 per tahun, di Jepang 23.000 per tahun, di Amerika Serikat 7000 per tahun dan kasus baru di Afrika 6x  lipat dari kasus di Amerika Serikat (4). Pria lebih banyak daripada wanita(4,6)

Read more...
 
Penatalaksanaan non bedah dari karsinoma hati (Gontar A. Siregar) Print E-mail

Sumber : Majalah Universa Medicina (Edisi januari 2005)

Ditulis oleh : Gontar A. Siregar , Divisi Gastrohepatologi Bagian Ilmu Penyakit Dalam  Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara  

 

ABSTRAK

Karsinoma hepatoseluler (KHS) atau hepatoma adalah kanker hati primer yang paling sering dijumpai dan frekuensinya menunjukkan peningkatan di seluruh dunia. Sebab dari kenaikan insidens KHS ini adalah karena penyebaran infeksi virus hepatitis di masyarakat. Dua jenis virus penyebab tumor ini adalah virus hepatitis B (HBV) dan virus hepatitis C (HCV). Distribusi global dari KHS berkaitan dengan prevalensi geografis dari karier kronik HBV. Tingkat yang paling tinggi dijumpai di Asia Tenggara dan sub-Sahara Afrika. Infeksi persisten dari HCV juga penting untuk terjadinya KHS. Prognosis tumor ini buruk, survival rates-nya hanya di bawah 5 persen saja. Bila dapat diidentifikasi pada saat dini, tumor ini mungkin masih dapat diobati dengan terapi radikal seperti reseksi, transplantasi hati, atau ablasi lokal. Tindakan non-bedah yang meliputi di antaranya kemoembolisasi, injeksi perkutan dan lain-lain teknik dapat diberikan kepada penderita-penderita sementara menunggu agar tidak terjadi pembesaran tumor. Tindakan non-bedah juga terbukti sedikit meningkatkan derajat survival.
Read more...
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 7 of 8

Berbagi Bersama Kami

banner

Partners

Media Sosial

 

Visitor Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini228
mod_vvisit_counterKemarin275
mod_vvisit_counterMinggu Ini1427
mod_vvisit_counterBulan Ini1427